Dari Kalibata City untuk Indonesia: Perayaan Natal yang Merajut Persaudaraan Lintas Iman

Avatar
400 warga hadiri Natal Bersama di Kalibata City, toleransi lintas agama Jadi sorotan.
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Di tengah padatnya aktivitas ibu kota, suasana hangat dan penuh kebersamaan kembali terasa di Apartemen , Pancoran, Jakarta Selatan. Kawasan hunian vertikal ini sekali lagi menunjukkan bahwa antarumat beragama bukan sekadar jargon, melainkan nilai yang hidup dan dipraktikkan dalam keseharian warganya.

Tradisi saling mendukung antarumat beragama telah mengakar kuat di . Setiap perayaan hari besar keagamaan, warga lintas iman terlibat aktif sebagai panitia dan pendukung acara. Saat dan Tahun Baru, warga Muslim dengan sukarela membantu kelancaran kegiatan. Sebaliknya, ketika tiba, umat Kristiani turut ambil bagian dalam kepanitiaan. Pola kebersamaan ini telah berlangsung bertahun-tahun dan menjadi simbol persaudaraan yang kokoh di lingkungan tersebut.

banner 225x100

Puncak Perayaan 2025 dan Tahun Baru 2026 yang digelar pada Sabtu malam (17/1/2026) dihadiri lebih dari 400 warga Kristiani . Mengusung tema “Kasih-Nya Membawa Damai dan Keselamatan” yang diambil dari Yohanes 3:16, perayaan ini menekankan pentingnya kasih sebagai landasan hidup berdampingan di tengah keberagaman.

Ketua (P3SRS) Apartemen Kalibata City, Hj. , menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan warga atas terselenggaranya acara dengan tertib dan penuh sukacita.

BACA JUGA: Warga Kalibata City Kini Bisa Awasi WNA Sendiri! Pos Pengaduan Keimigrasian Resmi Beroperasi

“Perayaan dan Tahun Baru ini selalu kami laksanakan di bulan Januari, dan tahun ini menjadi pelaksanaan yang ke-10. Alhamdulillah, seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar. Terima kasih kepada panitia dan warga yang terus menjaga semangat kebersamaan. Harapannya, tahun-tahun mendatang bisa dilaksanakan lebih meriah lagi,” ujar Musdalifah.

Perayaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh wilayah dan pengelola, antara lain Camat Pancoran, Lurah setempat, General Manager Pengelola Kalibata City Martiza Melati, serta para pendeta dari berbagai denominasi gereja. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan nyata terhadap kegiatan keagamaan yang menjunjung nilai harmoni sosial.

General Manager Apartemen Kalibata City, Martiza Melati, menegaskan bahwa komitmen terhadap toleransi telah menjadi bagian dari visi pengelolaan kawasan. Menurutnya, P3SRS bersama Badan Pengelola secara konsisten memfasilitasi seluruh perayaan hari besar keagamaan tanpa membedakan latar belakang keyakinan warga.

“Sejalan dengan visi dan misi Ketua P3SRS, kami di Badan Pengelola terus berupaya membangun kehidupan yang toleran. Semua agama yang hendak merayakan hari besarnya kami dukung dan fasilitasi. Kami ingin menanamkan sikap saling menghargai antarumat beragama di Kalibata City,” tegas Martiza.

Sementara itu, Ketua Persekutuan Umat Kristiani Kalibata City, Pdt. Ferdy Nainggolan, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya Natal bersama yang telah menjadi agenda rutin umat Kristiani di kawasan tersebut.

BACA JUGA: Kepengelolaan Kalibata City Menyeluruh Resmi Diserahterimakan ke P3SRS, Musdafilah: Ini Kado Terindah untuk Warga

“Kita diajak untuk menghidupi tema Natal ini dengan menghadirkan kasih dalam kehidupan sehari-hari. Kasih itulah yang membawa damai. Ketika damai hadir di lingkungan kita, Tuhan dimuliakan melalui kehidupan kita sebagai warga Kalibata City,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Ferdy juga memperkenalkan Persekutuan Umat Kristiani Kalibata City sebagai wadah kebersamaan umat Katolik, Advent, dan Protestan. Ke depan, persekutuan ini berencana menjalankan berbagai program rohani dan sosial yang tidak hanya memperkuat iman, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.

Rangkaian perayaan berlangsung semarak dengan penampilan paduan suara Christmas Carol, drama Natal, pelayanan Sekolah Minggu, serta musik rohani. Seluruh kegiatan didukung oleh tim doa, konsumsi, keamanan, hingga multimedia, sehingga acara berjalan tertib, aman, dan penuh kehangatan.

Praktik toleransi yang tumbuh di Kalibata City sejalan dengan semangat moderasi beragama yang terus digaungkan pemerintah. Kementerian Agama Republik Indonesia dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa moderasi beragama harus diwujudkan dalam tindakan nyata di ruang-ruang sosial, termasuk di lingkungan permukiman. Hal senada juga disampaikan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta yang mendorong kolaborasi lintas iman sebagai fondasi penting dalam menjaga persatuan di tengah masyarakat perkotaan yang majemuk.

BACA JUGA: Insiden Wanita Lompat: Tak Hanya Amankan Pelaku, Pengelola Kalibata City Tingkatlam Sistem Keamanan!

Menutup rangkaian acara, panitia dan pengurus persekutuan menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Selamat Tahun Baru 2026. Harapannya, tahun yang baru dapat dijalani dengan semangat persatuan, kedamaian, serta saling menghormati dalam keberagaman yang terus terjaga di Kalibata City. ***

Leave a Reply