Satpol PP dan Aparat Setempat Gelar Operasi Yustisi, Apartemen Podomoro Golf View Tak Aman Bagi Pasangan Tindak Asusila

Avatar
Komandan Satpol PP Kecamatan Gunung Putri, Suharto beri pengarahan kepada pasangan tindak asusila di Podomoro Golf View, Minggu dini hari, (11/2/2024).
banner 468x60

NALARNESIA.COM Gunung Putri, Kabupaten Bogor, bersama aparat Koramil, Polsek setempat, dan Badan Pengelola kawasan Apartemen Podomoro Golf View melakukan di tiga tower apartemen yang unitnya disewakan secara harian dan diduga disalahgunakan untuk tindak asusila.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sekitar 10 pasangan (20 orang) bukan suami istri berada dalam unit apartemen. Yang memprihatinkan sebagian besar dari mereka (para pelaku) masih berusia remaja, umur antara 17 tahun hingga 25 tahun.

banner 225x100

Menurut Kanit (Kepala Unit) Gunung Putri, Suharto, ini digelar mulai pukul 22.00 WIB sebagai respon atas laporan masyarakat yang resah, terutama penghuni Apartemen Podomoro Golf View atas adanya aktifitas sewa harian untuk melakukan perbuatan asusila.

BACA JUGA: Tarif Penyelundupan HP ke Dalam Rumah Tahanan KPK, Capai Angka 2 Digit Per Perangkat

”Dalam gabungan kali ini, kami menurunkan sekitar 60 personil gabungan yang dibagi dalam tiga kelompok. Operasi ini  bertujuan hanya memberikan efek jera kepada para pelanggar. Belum kami kenakan dugaan pelanggaran Tipiring (tindak pidana ringin). Saya sangat prihatin karena sebagian besar adalah remaja,” kata Suharto seusai Operasi Yustisi, Minggu, dini hari, (11/2/2024).

Para pelaku tindak asusila yang terjaring dalam operasi itu dikumpulkan di balai warga untuk beri pengarahan, difoto, dan diberikan hukuman push up. Setelah itu mereka disuruh pulang ke rumahnya masing-masing. Suharto memperingatkan jika diantara mereka ada yang tertangkap di operasi berikutnya, maka akan diproses secara hukum.

”Sebagai aparat, kami peduli kepada generasi muda kita, hingga tidak bisa biarkan hal ini terus terjadi. Kami ada terima laporan masyarakat yang terganggu dengan perilaku menyimpang. Operasi ini baru pertama kali dilakukan dan akan rutin kami gelar. Kita berharap tidak ada lagi yang berani penyalagunaan sewa apartemen,” tegas Suharto.

Suharto mengapresiasi kerja sama Badan Pengelola Podomoro Golf View yang proaktif berkoordinasi dengan aparat setempat. Karena tidak mungkin Operasi Yustisi dilakukan aparat saja, tapi harus ada dukungan dari dengan pengelola apartemen dan penghuni di sekitarnya.

BACA JUGA: Keluarga Korban Minta Argiyan Dihukum Mati dan Tidak Terima Jika Hanya 15 Tahun Penjara

”Kita menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan tindak asusila ini dimana saja. Kalau memang mereka itu ingin berpasangan sampaikan kepada orang untuk dinikahkan itu lebih bagus. Saya yakin orang tua tidak tahu apa yang dilakukan -anaknya di luar rumah,” katanya.