2 Anak Hanyut Saat Bermain di Kali Mampang, 1 Korban Masih Hilang

Avatar
Tim SAR mengevakuasi anak yang hanyut di Kali Mampang, Jakarta, Minggu (3/3/2024). ANTARA/HO-Polsek Mampang Prapatan/aa.
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Tim gabungan berhasil menemukan jasad seorang anak berusia 14 tahun yang bernama April, yang terseret arus di Kali Mampang, Selatan.

orban pertama ini ditemukan pada hari Minggu sekitar pukul 08.55 WIB oleh Tim gabungan yang terdiri dari TNI, , , Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan (), warga, dan pihak lainnya yang melakukan pencarian di sepanjang Kali Mampang.

banner 225x100

Menurut Kapolsek , Kompol David Yunior Kanitero, jasad April ditemukan dalam keadaan . Tim berhasil menemukannya sekitar satu kilometer dari lokasi awal terseretnya korban.

Meskipun satu korban sudah ditemukan, petugas masih terus melakukan pencarian untuk menemukan satu anak lainnya yang belum ditemukan setelah hanyut pada Sabtu sekitar pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA: Pria Gay Membunuh Pasangannya Karena Tidak Terima Dikencingi

Kronologi kejadian bermula saat tujuh anak sedang bermain di Kali Mampang pada hari Sabtu. Enam di antaranya memutuskan untuk mandi di sungai tersebut. Sayangnya, dua di antaranya terseret arus, dan teman-teman mereka berusaha menyelamatkan dengan memegang tangan keduanya.

Namun, upaya tersebut sia-sia karena arus yang deras menyebabkan keduanya terlepas.

Kompol David Yunior Kanitero menjelaskan bahwa salah satu anak yang berusaha menolong, bernama Ramdan (16), saat ini sedang dirawat karena mengalami kesulitan bernafas. Lima anak lainnya dinyatakan selamat dari musibah tersebut.

BACA JUGA: Ruas Jalan Depan Gedung DPR Ditutup Imbas Aksi Demo Tolak Kecurangan Pemilu

Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian intensif untuk menemukan anak yang masih belum ditemukan. Upaya gabungan dari berbagai pihak menunjukkan koordinasi yang baik dalam menangani situasi darurat ini.

Pencarian dilakukan dengan harapan dapat menemukan korban yang tersisa dan memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang mengalami kehilangan tragis ini.***