Apakah Upacara dan Hormat Bendera Merupakan Amalan yang Menyimpang?

Avatar
Upacara Bendera HUT RI (Ilustrasi Pixabay)
banner 468x60

NALARNES.com – Dalam tatanan muamalah yang berkaitan dengan urusan dunia, perayaan hari ulang tahun kemerdekaan merupakan suatu bentuk penghormatan yang patut dilakukan. Namun penting bagi kita untuk menjalankan perayaan dengan mematuhi aturan agama dan norma sosial yang ada.

Pentingnya merayakan kemerdekaan tidak bisa diabaikan. Hari ulang tahun kemerdekaan adalah momentum yang tepat untuk merenungkan perjuangan yang telah diberikan oleh pahlawan-pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

banner 225x100

Salah satu bentuk penghormatan atas jasa-jasa tersebut adalah pelaksanaan . Tidak boleh dilupakan bahwa upacara ini adalah wujud penghargaan dan penghormatan kepada pahlawan yang telah berkorban tanpa pamrih.

BACA JUGA: Politisasi Kata “Amin” dalam Shalat, Ketum MUI: Tidak Ada Urusan dengan Anies

Dalam Fatwa Tarjih yang termaktub dalam Majalah Suara disebutkan bahwa penghormatan kepada bendera dalam upacara bukanlah bentuk penyembahan (li al-ta'abud), melainkan bentuk penghormatan (li al-ihtiram) terhadap simbol nasional. Pemahaman ini penting untuk diingat dan dijaga dalam setiap pelaksanaan upacara, agar esensi perayaan tidak terdistorsi.

Namun, dalam menjalankan upacara tersebut, perlu diperhatikan juga pakaian yang dikenakan oleh para petugas upacara, terutama para paskibra. Pakaian yang sopan dan sesuai dengan norma agama dan sosial adalah suatu keharusan.

Dalam disebutkan: “Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” [QS. al-A'raf (7): 31].

BACA JUGA: Pemilu Dua Putaran Akan Tingkatkan Konsumsi Masyarakat, BI Prediksi 2024 Ekonomi Indonesia Tumbuh Sampai 5,5 Persen

Leave a Reply