Jangan Sembarangan! Perhatikan 4 Aspek Memilih Susu Anak

Avatar
Ilustrasi (Unsplash.com/Rainier Ridao)
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Pakar Klinik Juwalita Surapsari menyampaikan bahwa terdapat 4 aspek yang perlu diperhatikan saat memberikan susu sebagai sumber zat besi bagi -, mengingat masih adanya masalah yang mengkhawatirkan di kalangan -anak Indonesia.

Surapsari menyebutkan bahwa kekurangan zat besi merupakan salah satu faktor penyebab anemia, dan satu dari tiga anak Indonesia yang berusia di bawah lima tahun mengalami kondisi anemia.

banner 225x100

“Untuk itu penerapan pola makan yang tepat sesuai pedoman seimbang, termasuk memaksimalkan pemenuhan zat besi, sangat diperlukan. Pemenuhan zat besi dapat dilakukan dengan menyediakan makanan dan minuman yang bersumber dari hewani yang kaya zat besi seperti daging sapi, ati ayam, dan termasuk susu,” ujarnya di , dikutip dari Antara, Senin, 19 Februari 2024.

Terkait pemberian susu, lanjutnya, ada empat hal yang perlu diperhatikan yaitu:

  1. Perhatikan Jumlah Nutrisi

memperhatikan label informasi nutrisi. “Pilihlah susu yang memiliki jumlah nutrisi lebih lengkap, seperti zat besi, C, DHA dari minyak ikan,” katanya. 

BACA JUGA:

2. Periksa Nutrisi dalam Susu

    Selanjutnya, periksa nutrisi dalam susu untuk mendukung perkembangan kognitif anak, termasuk kandungan seperti minyak ikan, DHA, omega 3, dan omega 6.

    3. Pastikan Kadar Zat Besi

    Pastikan anak mendapatkan susu dengan kadar zat besi yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga penyerapan zat besi dapat optimal dan dapat mencegah terjadinya anemia.

    “Kurangnya zat besi atau defisiensi besi ini bisa menjadi salah satu faktor penyebab stunting pada anak. Hal ini tentu dapat menimbulkan dampak negatif permanen, terutama pada perkembangan kognitif anak,” katanya.

    4. Pilih Susu Sesuai Usia Anak

    Orang tua disarankan memberikan susu pertumbuhan yang sesuai dengan usia anak. Ini karena susu pertumbuhan mengandung nutrisi makro dan mikronutrien, dan umumnya sudah diperkaya dengan berbagai zat, seperti , mineral termasuk zat besi, omega 3, omega 6, dan DHA.

    BACA JUGA:

    Komponen-komponen ini memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.

    Menurut informasi dari Medical Journal of Indonesia, mengonsumsi susu pertumbuhan lebih dari 300 ml setiap hari berkaitan dengan risiko stunting yang lebih rendah. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk hati-hati dalam memilih susu yang memiliki nutrisi lengkap guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak, sesuai dengan pernyataan Juwalita.

    Untuk anak di bawah usia 6 bulan, ia menekankan pentingnya memberikan ASI eksklusif, karena ASI dianggap sebagai pilihan terbaik. Sementara itu, bagi anak di atas enam bulan, pastikan pemberian ASI dikombinasikan dengan Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang berkualitas.

    Juwalita juga menyoroti perlunya edukasi kepada anak yang berusia di atas satu tahun mengenai konsumsi makanan sehat dan bergizi sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Ini bertujuan agar kebutuhan nutrisi harian anak dapat terpenuhi dengan baik, selain dari konsumsi susu yang menjadi pelengkap nutrisi.***