Massa Aksi Demo Tolak Hak Angket Mendapatkan Pengawalan Kepolisian

Avatar
Massa Aksi Demo Tolak Hak Angket Mendapatkan Pengawalan Kepolisian. (Nalarnesia.com/Muhamad Iqbal Fathurahman)
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Demo di depan Gedung RI menjalar hingga jembatan layang S Parman pada Jumat (01/02/24). Massa aksi yang terbagi menjadi dua kelompok terlibat benturan.

Kelompok massa yang menolak menggunakan hak angketnya memaksa masuk area depan gedung RI. Sedangkan area depan gedung telah dipenuhi oleh massa yang mendukung penggunaan DPR.

banner 225x100

Adapun massa aksi yang menolak penggunaan oleh DPR terdiri dari pelajar dan mahasiswa. Sedangkan kelompok lainnya terdiri dari beberapa organisasi kemasyarakatan.

Untuk mencegah keributan, pihak mengawal kelompok yang mengaku sebagai mahasiswa dan pelajar itu ke area depan gedung DPR. Polisi dengan berbekal tameng membuat Border di sekitar mobil komando mereka sembari berjalan ke area orasi.

BACA JUGA: Saling Dorong Warnai Aksi Demo Mahasiswa, Buntut Kasus Dugaan Pelecehan yang Melibatkan Rektor

Massa yang tidak terima kedatangan mereka melakukan perlawanan kepada yang mengawalnya dengan menendangi tameng. Polisi berseragam preman menunjuk ke arah demonstran yang anarkis itu sembari berteriak.

“Hei! Tangkap itu tangkap, tandain dulu tandain!” tegasnya.

Demonstran itu lantas pergi menjauh dari barisan yang terus bergerak menuju area depan gedung DPR.

Para pelajar itu datang dalam dua gelombang, gelombang pertama berhasil masuk dengan lancar dalam kawalan polisi. Sedangkan gelombang kedua berhasil dihadang oleh kelompok yang mendukung penggunaan .

BACA JUGA: Demo Depan Kantor Bawaslu Bikin Macet, Demonstran: Kita Mengawal Demokrasi

Orator dari kelompok pelajar yang berada di atas mobil komando di lempari oleh kelompok lainnya. Ia lantas turun dari mobil dan diamankan pihak kepolisian dari amukan massa.***