Pakar Bilang Intervensi Jokowi Dalam Pemerintahan Prabowo Bakal Bikin Runyam

Avatar
Adi Prayitno (Instagram)
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyatakan bahwa akan menjadi masalah jika , atau , terus ikut campur dalam penunjukan menteri kabinet -.

Menurut Adi, undang-undang menetapkan bahwa presiden terpilih memiliki hak untuk menentukan jabatan menteri.

banner 225x100

“Yang diantisipasi istilah ‘dilibatkan' kata lain dari intervensi urusan menteri. Itu yang repot. Karena amanat undang-undang, presiden terpilihlah yang punya hak mutlak soal jabatan menteri. Bukan yang lain,” ujar Adi pada Senin, 26 Februari 2024.

Adi menekankan bahwa kedaulatan presiden, yang diberikan oleh mandat rakyat, adalah hal yang sangat penting dalam sistem politik Indonesia.

BACA JUGA: Pertama Dalam Sejarah, Harga Beras Capai Harga Tertingginya

Dia menegaskan bahwa presiden terpilih harus memiliki otonomi penuh dalam membuat keputusan politik, termasuk penunjukan menteri.

“Pasti elite-elite partai pengusung paslon 02 dilibatkan,” ujar Adi.

Sebelumnya, anggota Dewan Pakar Tim Nasional -, Dradjad Wibowo, mengungkapkan keterlibatan dalam pembentukan kabinet .

Meskipun kubu nomor urut dua telah mengklaim kemenangan berdasarkan hasil quick count Pemilu 2024, Adi Prayitno menyampaikan kekhawatiran terkait campur tangan yang mungkin terjadi.

BACA JUGA: Waspada, Ini Gejala Kanker Prostat

“Keterlibatan beliau () akan sangat signifikan,” kata Dradjad pada Sabtu, 24 Februari 2024. Dia mengaku Prabowo-Gibran akan banyak mendengarkan pandangan Jokowi dalam pembentukan pemerintahan dan penyusunan kebijakan.

Dradjad berpendapat bahwa keterlibatan Jokowi selama masa transisi dianggap wajar. Menurutnya, selama masa transisi, kewenangan penyusunan RAPBN masih berada di tangan pemerintahan Jokowi, sehingga perannya menjadi signifikan.