Mitos atau Fakta? Minum Dari Sedotan Bikin Bibir Keriput

Avatar
Ilustrasi bibir (Pixabay.com/hamiti)
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Beredar di bahwa dapat membuat bibir jadi keriput.

Dilansir oleh New York Post pada tanggal 26 Februari, ahli bedah dari American Society of Plastic Surgeons (ASPS), yaitu Lara L. Devgan, MD, menyatakan bahwa tindakan menyedot minuman menggunakan sedotan dapat berpotensi menyebabkan garis-garis halus yang tidak diinginkan di sekitar .

banner 225x100

Dokter Devgan menekankan bahwa kegiatan berulang kali mengerucutkan bibir, seperti yang terjadi saat menggunakan sedotan, dapat memiliki efek jangka panjang yang mengakibatkan timbulnya kerutan di daerah tersebut.

“Jika Anda berulang kali melipatnya berulang kali dengan pola lipatan yang sama, Anda akan mendapatkan garis-garis yang tergores, dan semakin sulit untuk menghilangkannya,” kata Devgan.

BACA JUGA: http://Waspada, Ini Gejala Kanker Prostat

Dokter Devgan menjelaskan bahwa di sekitar bibir dapat diibaratkan seperti selembar kertas. Penggunaan sedotan dan kebiasaan merokok sering dianggap sebagai penyebab utama kerutan bibir, tetapi menurut Devgan, hal ini sebenarnya terkait dengan pola ekspresi yang kuat, seperti mengerucutkan bibir atau membuat “bebek” saat berfoto.

Meskipun kerutan ini sering disebut sebagai garis perokok dari era sebelumnya, mereka dapat muncul pada siapa saja, baik perokok maupun bukan, dan tidak tergantung pada penggunaan sedotan. Aktivitas mengerucutkan bibir, terlepas dari cara minum, dapat berdampak pada pembentukan garis halus tersebut.

Otot di sekitar bibir, yang disebut orbicularis oris, memiliki peran penting dalam mengontrol bentuk dan gerakan bibir. Otot ini memiliki bentuk seperti tali dompet, sehingga ketika bibir dikerucutkan, akan menimbulkan ketegangan pada dan menyebabkan munculnya garis-garis.

Faktor lain yang turut berkontribusi pada pembentukan kerutan bibir meliputi kerusakan akibat paparan sinar matahari, terutama sinar UVA dan UVB, yang dapat menyebabkan penuaan di sekitar bibir, kehilangan volume pada bibir, dan faktor genetika.

BACA JUGA: Pertama Dalam Sejarah, Harga Beras Capai Harga Tertingginya

“Apel tidak akan jatuh jauh dari pohonnya dalam hal penuaan , dan jika Anda memiliki riwayat atau keluarga dengan garis-garis halus dan kerutan yang lebih dalam di wajah, kemungkinan besar Anda juga termasuk dalam kategori tersebut,” jelas Devgan.

Orang yang terlihat paling muda seiring bertambahnya usia adalah mereka yang jarang menggunakan gerakan mengerucutkan bibir. Terdapat beberapa metode untuk mengurangi garis kerutan di sekitar bibir, yang bertujuan untuk mengembalikan elastisitas di area tersebut.