PDIP Beri Sinyal Bentuk Koalisi dengan PAN Untuk Maju Pilkada Jatim 2024

Avatar
Ketua DPD PDI Perjuangan Said Abdullah menghadiri acara "Halalbihalal dan Rakorwil Menuju Pilkada 2024" yang digelar PAN Jatim di Surabaya, Selasa (30/4/2024). ANTARA/HO-PDIP Jatim
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Jawa Timur, Said Abdullah, menunjukkan minat untuk membangun koalisi dengan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam mendukung sebagai kandidat di (Pilkada) Jawa Timur 2024.

Said juga memberi apresiasi terhadap langkah PAN yang mengundang perwakilan dari dalam suatu acara.

banner 225x100

“Insya-Allah kami sudah duduk bersama di dalam Rakorwil PAN,” kata Said seusai menghadiri acara “ dan Rakorwil Menuju Pilkada 2024” yang digelar PAN Jawa Timur di Surabaya, Selasa, 30 April 2024.

BACA JUGA: Pakar Sebut PDIP Mesti Konsisten Sebagai Oposisi, Demi Menjaga Demokrasi

Acara tersebut dihadiri oleh beberapa kepala daerah dari PDI Perjuangan, termasuk Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan, Bupati Gresik Gus Yani, Bupati Sugiri Sancoko, dan lainnya. Gubernur Jawa Timur periode sebelumnya, , juga turut hadir.

“Indah kalau sudah duduk bersama seperti ini. Ketua DPW PAN memberikan fasilitas itu, saya diundang dan hadir. Saya bangga hadir di tempat ini,” ucapnya.

telah mendapatkan rekomendasi resmi dari PAN pada sebelumnya. Selain PAN, tiga partai politik lainnya seperti Golkar, , dan Demokrat juga telah memberikan rekomendasi serupa.

BACA JUGA: Pantang Menyerah, PDIP Mengajukan Gugatan ke PTUN Terkait Pemilihan Presiden 2024

Ketika ditanya tentang kemungkinan PDI Perjuangan mengusung Khofifah di Pilkada Jawa Timur 2024, Said mengatakan bahwa hal tersebut masih perlu dibahas lebih lanjut, meskipun telah ada pembicaraan sebelumnya. PDI Perjuangan ingin mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai rencana Khofifah untuk lima tahun ke depan sebelum membuat keputusan.

“Kami memang pernah bertemu dengan Bu Khofifah di mana? di PP Muslimat dalam rangka, pertama bicara tentang fiskal, kedua kondisi geopolitik, dan ketiga saya memang merayu Mbak Khofifah agar bisa bergandeng bersama,” tutur Said.

Sebelumnya, Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Provinsi Jawa Timur telah mengajukan rayuan kepada Khofifah Indar Parawansa terkait Pilkada 2024 di provinsi tersebut. Namun, proses tersebut masih dalam tahap penjajakan dan pemahaman terhadap pandangan Khofifah terhadap PDIP, bukan dalam konteks dukung-mendukung secara langsung.***

Leave a Reply