Polda Jatim Ungkap Kronologi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Jombang-Mojokero

Avatar
Kondisi bus pariwisata usai terlibat kecelakaan di Tol Jombang-Mojokerto. (PJR Polda Jatim)
banner 468x60

NALARNESIA.COM mengungkapkan bahwa antara bus pariwisata yang membawa rombongan anak sekolah dengan sebuah truk di terjadi karena sopir bus sempat tertidur, mengakibatkan dua orang meninggal dunia.

Direktur Lalu Lintas , Kombes Pol. Komarudin, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk sopir bus pariwisata, untuk memahami kronologi kejadian tersebut.

banner 225x100

“Kronologi kejadian, bus pariwisata baru saja kembali mengantarkan rombongan setelah berlibur dari Yogyakarta akan kembali ke Malang. Di perjalanan, pengakuan sementara sopir bus sempat tertidur hingga bus lari ke kiri. Di depannya ada truk dan menabrak truk,” katanya saat di Jombang, Rabu, 22 Mei 2024.

terjadi di KM 695+400 jalur A Tol Jombang – Mojokerto, sebelum area peristirahatan. Bus tersebut mengangkut 51 orang, terdiri dari guru dan murid SMP PGRI 1 Wonosari Malang.

BACA JUGA: Seluruh Korban Kecelakaan Bus Pariwisata SMK Lingga Kencana Dapat Santunan

“Kemudian dari mulai titik tabrak pengereman truk sampai bus berhenti itu sepanjang 188,2 meter, yang artinya dapat disimpulkan sementara bus dalam kecepatan tinggi,” kata dia.

Tim penyelidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi, menemukan jejak rem bus sepanjang 69 meter. Mereka juga telah memperoleh rekaman di sekitar lokasi yang terjadi pada Selasa, 21 Mei 2024 malam itu.

Pihak berwenang masih mendalami kasus ini dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk sopir bus tersebut.

“Sampai saat ini pengemudi bus masih dilakukan pemeriksaan. Kami dari Ditlantas masih melakukan pendalaman,” kata dia.

BACA JUGA: Sebanyak 32 Orang Korban Luka Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana Dilarikan ke Beberapa RS di Depok

Kecelakaan terjadi antara Bus pariwisata Bimario dengan nomor W-7422-UP dan truk bernomor N-9674-UH di Tol Jombang, Mojokerto. Kejadian bermula saat bus yang dikemudikan oleh Yanto (36), warga Dusun Bendorejo, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, melaju dari Yogyakarta menuju Malang.

Leave a Reply