AMIN Dipastikan Hadir Dalam Pembacaan Hasil PHPU di Mahkamah Konstitusi Besok

Avatar
Calon presiden Anies Baswedan menjawab pertanyaan awak media di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Rabu (27/3/2024). ANTARA/Nadia Putri Rahmani
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Juru Bicara Mahkamah Konstitusi Fajar Laksono telah memastikan bahwa Pasangan Capres- nomor urut satu, -Muhaimin Iskandar, akan hadir pada acara pengumuman hasil Perselisihan Hasil Pemilihan Umum () di MK pada Senin, 22 April 2024 besok. Dia menyatakan bahwa Tim Nasional Pemangan telah mengkonfirmasi kedatangan pasangan tersebut.

“Kalau dilihat dari konfirmasi tadi itu, yang dikirimkan oleh masing-masing pihak kepada kami, paslon 01 itu hadir dalam list kami,” ujar Fajar di gedung MK, Minggu, 21 April 2024.

banner 225x100

Sementara itu, Capres- nomor urut tiga, , telah menyatakan niatnya untuk hadir. Namun, Fajar menyebut bahwa pihaknya belum menerima konfirmasi resmi terkait hal ini.

“Kemudian paslon 03 nampaknya tidak ada di dalam list kami, sebagai prinsipal,” jelasnya.

BACA JUGA: TKN Prabowo-Gibran Himbau Para Relawan agar Tidak Menggelar Aksi Saat Pembacaan Hasil Sidang Putusan Sengketa Pilpres 2024

Hal yang sama juga berlaku untuk pasangan Capres- nomor urut dua, , yang juga belum dipastikan kehadirannya.

“Prabowo-Gibran itu yang belum kami terima konfirmasinya,” ungkapnya.

Fajar menjelaskan bahwa Mahkamah Konstitusi telah mengirimkan surat undangan kepada pihak pemohon dari kubu 01 dan 03, serta kepada kubu 02 sebagai termohon yang merupakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan kepada sebagai pemberi keterangan.

“Memang ada yang belum konfirmasi (kehadiran) tapi sebagian besar, sudah,” jelasnya.

BACA JUGA: Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2024, Khofifah Optimis Keputusan KPU Tidak akan Berubah

Dalam pengaturan acara tersebut, Mahkamah Konstitusi akan menyediakan 14 kursi untuk masing-masing dari pihak pemohon, termohon, terkait, dan pemberi keterangan.

“Mekanismenya seperti sidang sebelumnya. Kita memberikan kuota kursi untuk masing-masing pihak itu 14 kursi, termasuk kalo misalnya prinsipal itu hadir,” tuturnya.

Selain itu, pengamanan juga akan diperketat di dalam dan sekitar gedung MK.

“Kemudian soal pengamanan, saya kira juga kita selalu koordinasi dgn teman2 . Ada layer-layer pengamanan, mulai dari seputaran akses jalan menuju ke MK, kemudian di sekitaran gedung MK, termasuk juga di ruang sidang,” pungkasnya.***

Leave a Reply