Bos Apple Datang ke Indonesia, Bahas Investasi di Istana Bersama Jokowi

Avatar
Ceo Apple, Tim Cook didampingi didampingi Menperin Agus Gumiwang dan Menkominfo Budi Arie Setiadi. (Istimewa)
banner 468x60

NALARNESIA.COM – CEO Apple, , mengadakan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan pada Rabu, 17 April 2024. , yang mengenakan setelan jas, tiba di Istana pada pagi hari untuk membahas potensi investasi Apple di .

Setelah memasuki Istana, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga datang untuk menghadiri rapat tersebut.

banner 225x100

“Apple ini bagian dari bagaimana negara kita menarik investasi dan perhatian bagi ekosistem kemajuan teknologi ke depan,” kata Budi Arie di Istana Kepresidenan .

BACA JUGA: Tren Lingkungan Hijau Sebagai Investasi Kesehatan Meningkat, Pengembang Ini Panen Permintaan

Budi menekankan bahwa pembicaraan tentang investasi Apple memiliki potensi untuk menjadikan sebagai bagian penting dalam rantai pasokan global untuk produk Apple.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan bahwa kedatangan Tim Cook ke terkait dengan rencana Apple untuk mendirikan , sebuah fasilitas pelatihan yang dimiliki oleh Apple.

“Apple itu salah satu pendekatan yang sangat unik yang kita ambil untuk menghitung TKDN. Itu berdasarkan investasi, dan investasi mereka itu adalah membangun infrastruktur pendidikan bagi calon-calon developer, namanya ,” kata Agus Gumiwang di Istana Negara, Rabu, 17 April 2024.

BACA JUGA: AIkut Acara Bukber di Istana, AHY: Ini Tradisi yang Baik

“Nah ini sudah dalam perjanjian kita, yang sudah kita tandatangani. Apple memiliki kewajiban untuk membangun empat tahun ini,” lanjut dia.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya Apple untuk memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), yang merupakan syarat untuk menjual produk seperti iPhone, iPad, dan Macbook Apple di Indonesia.

“Nah itu nilai total investasinya sekitar Rp 1,6 triliun dari empat kota nanti, tiga plus satu di Bali,” lanjut dia.***