Kubu Ganjar Singgung Soal Etika Paslon Nomor Urut 2, TKN: Pak Jokowi Tidak Dukung Mereka

Avatar
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid. (ANTARA FOTO/Fauzan
banner 468x60

Bahkan Nusron mempersilahkan masyarakat untuk kembali melihat pemberitaan medaia beberapa waktu lalu tentang adanya elite yang yakin bahwa akan mendukung dalam 2024.

“Monggo cek di berita, sekitar awal Juni tahun lalu, salah satu Ketua meyakini bahwa akan berkampanye untuk . Bahkan beliau juga bicara aturan bahwa Presiden boleh cuti untuk berkampanye,” jelasnya.

banner 225x100

Nusrom menuturkan bahwa dalam penyusunan sebuah aturan perundang-undangan telah dianalisis perihal etika dan moral dari sebuah kebijakan tersebut.

Dengan begitu, apabila seseorang menjalankan hukum perundang-undangan yang berlaku dan dianggap melanggar moral dan etika. Nusron lantas bertanya apakah semua pihak yang menyusun peraturan ini dianggap tidak bermoral juga?

BACA JUGA: Viral di Media Sosial Video 2 Jari Teracung dari Dalam Mobil Kepresidenan, Ini Tanggapan Ma'ruf Amin

“Ketika dalam UU memperbolehkan kampanye tentu sudah ada pertimbangan variabel moral dan etika. Kalau melaksanakan aturan itu dianggap melanggar moral artinya semua pihak yang menyusun undang-undang itu dianggap tidak bermoral dan tak punya etika dong?” kata Nusron.

Dilansir dari website Universitas Area, Jumat, 26 Januari 2024. Orang yang tidak bermoral adalah ia yang memiliki perasaan benar dan salah terhadap salah satu standar moral. Seseorang yang amoral tidak memiliki perasaan benar dan salah dan tidak mengakui standar moral apapun.***

Leave a Reply