Survei EPI Center: Gerindra Ungguli PDI Perjuangan, PSI Berpeluang Melenggang ke Senayan, PPP Terancam Jadi Partai Non Parlemen

Avatar
Grafik survei elektabilitas partai politik versi Economics & Political Insight (EPI) Center.
banner 468x60

“Terakhir, hengkangnya Maruarar Sirait yang merupakan putera tokoh pendiri memperkuat fenomena pergeseran pemilih,” lanjut Mursalin.

Besarnya faktor Jokowi juga tampak dalam lonjakan elektabilitas , setelah sebelumnya partai baru pada Pemilu 2019 itu gagal menembus Senayan. Kenaikan itu terjadi setelah Pangarep, salah satu putera Jokowi, menjadi .

banner 225x100

Jokowi yang ingin memastikan keberlanjutan program-programnya usai menjabat dua periode merasa perlu tetap mempengaruhi aktor-aktor pemilu. Selain Gibran yang didapuk sebagai cawapres Prabowo, pengaruh Jokowi pada partai juga masuk melalui .

sendiri sejak awal memposisikan diri sebagai pendukung kuat kepemimpinan Jokowi. “PSI bahkan mengembangkan ideologi Jokowisme yang diartikan sebagai di bawah kepemimpinan Jokowi,” terang Mursalin.

BACA JUGA: Tetap Optimis di Puncak Tahun Politik, Dua Pengembang ini Rilis Proyek Perumahan Baru

Masuknya PSI sebagai pendatang baru di Senayan berbanding terbalik dengan nasib PPP yang berdasarkan elektabilitasnya hanya sebesar 2,7 persen.

Survei Economics & Political Insight (EPI) Center dilakukan pada 9-15 Januari 2024, secara tatap muka kepada 1200 responden mewakili 38 provinsi. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Leave a Reply