Bambang Soesatyo Tegaskan Pentingnya Ketahanan Budaya di Tengah Globalisasi

Avatar
Ilustrasi budaya Indonesia. (Unsplash/Polina Kuzovkova)
banner 468x60

NALARNESIA.COM, Bambang Soesatyo, menegaskan perlunya memperkuat ketahanan budaya agar tetap berakar pada kebudayaannya di tengah arus globalisasi. Pernyataan ini disampaikannya setelah menghadiri acara peresmian replika Kraton Majapahit di Cipayung, , Selasa, 7 Mei 2024 malam.

“Penting bagi kita semua untuk bersama membangun ketahanan budaya bangsa. Tidak dapat dipungkiri bahwa globalisasi telah menjadi pintu masuk bagi paham-paham dan budaya asing. Jika tidak disikapi dengan sungguh-sungguh, maka bukan tidak mungkin ketahanan budaya kita akan semakin rapuh. Lambat laun kita akan kehilangan satu demi satu akar kebudayaan kita,” kata Bamsoet, sapaan karibnya dilansir dari ANTARA Selasa, 7 Mei 2024.

banner 225x100

Dia mengapresiasi upaya peresmian replika Kraton Majapahit yang diinisiasi oleh A.M. Hendropriyono, mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), sebagai bagian dari semangat kebangkitan kebudayaan nasional .

BACA JUGA: Prabowo Bertemu Menhan Malaysia Bahas Peningkatan Kerjasama Pertahanan Antar Negara

“Kraton Majapahit yang berada di daerah Cipayung, , ini merupakan replika dari sebagian Istana Raja Majapahit yang pernah ada di Jawa Timur pada tahun 1292-1526 M. Memiliki sejumlah fasilitas layaknya Kraton Majapahit sebenarnya, antara lain Taman Madakaripura, Pendopo Maharaja Hayam Wuruk, Balairung Mahapatih Gajah Mada dan Alun-Alun Wilwatikta,” ujarnya.

Bambang Soesatyo menilai keberadaan Kraton Majapahit sangat penting bagi generasi muda agar mereka dapat memahami dan mempelajari sejarah bangsa. Terutama di masa sekarang, di mana globalisasi membawa tantangan terhadap nilai-nilai lokal dan budaya bangsa.

“Kraton Majapahit merupakan replika dari sebagian Istana Raja Majapahit yang pernah ada di Jawa Timur pada tahun 1292-1526 M. Melalui Kraton Majapahit , kejayaan Kerajaan Majapahit kembali coba ditampilkan sebagai salah satu bukti bahwa kita adalah bangsa yang besar serta memiliki budaya yang kuat,” katanya.

BACA JUGA: Bersepeda di Daerah Sudirman-Thamrin, Jokowi Disambut Baik Warga

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk Wakil Presiden Ke-6 RI Try Sutrisno, A.M. Hendropriyono, Moeldoko, Muhadjir Effendy, Budi Arie Setiadi, Zulkifli Hasan, Jenderal Listyo Sigit , Laksamana TNI Muhammad Ali, Wiranto, Diaz Hendropriyono, Agum Gumelar, Abdul Latief, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa, Bagir Manan, Jimly Asshiddiqie, dan Chairul Tanjung.***

Leave a Reply