NALARNESIA.COM – PT PLN Jawa Barat mendukung angkutan kota (angkot) listrik di Kota Bogor dengan memastikan infrastruktur pengisian kendaraan listrik khusus untuk angkutan umum listrik di wilayah tersebut.
Saat ini, lima unit angkot listrik sedang diuji coba selama tiga bulan di rute Cidangiang-Suryakencana dengan tarif Rp5 ribu.
Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PT PLN UID Jawa Barat, Eko Suharno mengatakan hal ini merupakan komitmen PLN dalam akselerasi rencana besar pemerintah untuk mendukung transportasi bersih di masa depan.
“Kami dari PLN sangat antusias menyambut uji coba penyelenggaraan angkutan umum perkotaan berbasis listrik di Kota Bogor ini,” ujarnya.
BACA JUGA: Sebuah Angkot Oleng dan Menabrak Tukang Gorengan di Ciputat
Eko menjelaskan bahwa kehadiran angkot listrik ini menjadi tonggak sejarah dalam transportasi perkotaan Bogor menuju lingkungan yang lebih bersih.
“Penggunaan kendaraan listrik tentunya akan membantu menekan pencemaran udara. Secara umum, kendaraan listrik tidak menghasilkan emisi saat digunakan, sehingga mengurangi polusi udara yang disebabkan oleh pembakaran mesin berbahan bakar fosil, seperti bensin atau diesel,” ucapnya.
Selain itu, program percepatan hilirisasi kendaraan listrik berbasis baterai juga akan membantu mengurangi impor energi, terutama bahan bakar minyak, serta membangun ekosistem kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.
“Ini sejalan dengan program pemerintah untuk menghentikan impor bahan bakar minyak di 2030 dan mendukung target zero emission di tahun 2060,” kata Eko.
BACA JUGA: Kades Sambirejo Madiun Selamatkan Proyek Pamsimas
VP Business Development PT Kalista Soter, Hastia Rono Yunarto mengapresiasi kerja sama ini sebagai langkah penting dalam mendukung transisi menuju kendaraan listrik yang ramah lingkungan.
Menurutnya, sektor transportasi memiliki peran besar dalam pencemaran udara, di mana kota-kota besar umumnya menyumbang sebagian besar emisi gas kendaraan bermotor. Kolaborasi ini juga didasari oleh kesamaan visi dalam mengurangi emisi gas kendaraan bermotor dari sektor transportasi.
“Yakni menciptakan nilai-nilai berkelanjutan dalam pelayanan publik, khususnya di sektor transportasi dengan menyediakan transportasi umum yang nyaman dan aman bagi masyarakat Kota Bogor,” ujarnya.***