Melalui Panglima TNI, Presiden Jokowi Berikan Arahan Terkait Ledakan Gudang Amunisi di Ciangsana

Avatar
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (tengah) saat memberikan keterangan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (31/3/2024). ANTARA/Rio Feisal
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Panglima Jenderal Agus Subiyanto menyampaikan bahwa Presiden RI Joko Widodo telah memberikan petunjuk terkait kejadian kebakaran di (Gudmurah) Kodam Jaya, Desa , .

“Ya, agar segera diselesaikan. Apabila ada yang terdampak segera diselesaikan,” kata Agus di , , Minggu, 31 Maret 2024.

banner 225x100

Selain itu, Agus juga mengungkapkan bahwa Penjabat (Pj) Gubernur Bey Machmudin telah menyatakan kesiapannya untuk membantu menangani kasus kebakaran tersebut.

“Dari Pj Gubernur juga sudah siap untuk membantu apabila ada kerugian-kerugian, kerusakan di rumah masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA: Kronologi Ledakan Gudang Peluru di Ciangsana, Bermula Dari Gudang yang Mengeluarkan Asap

Agus juga menjelaskan bahwa amunisi yang sudah kedaluwarsa di Gudmurah berasal dari hasil latihan atau temuan.

“Dan secara sistematis sebenarnya amunisi-amunisi tersebut akan diledakkan, di disposal (dibuang) namanya di Pameungpeuk (Kabupaten , Jawa Barat). Tentunya melalui sistematis pemeriksaan dan sebagainya,” tuturnya.

Dia juga menyebutkan bahwa api kebakaran di Gudmurah Kodam Jaya berhasil dipadamkan sejak Minggu pukul 03.45 WIB.

Selain itu, Satuan Teritorial telah melakukan pendataan dan pemeriksaan di permukiman sekitar lokasi ledakan.

BACA JUGA: Proses Pendinginan Kebakaran Gudang Peluru di Ciangsana Berlangsung Selama 10 Jam

“Kemudian, langkah-langkah yang dilakukan pasca-ledakan, Pangdam Jaya dibantu oleh Satuan Jihandak (Penjinakan Bahan Peledak) dan POM (Polisi Militer) untuk melaksanakan penyisiran dan pembersihan di lokasi ledakan,” jelasnya.

“Dan diharapkan apabila masyarakat menemukan serpihan atau selongsong agar dilaporkan ke aparat,” sambungnya.***