Wilayah Udara Lebanon Ditutup Imbas Konflik Iran-Israel, Penerbangan Terganggu

Avatar
Rudal melintas di atas Yerusalem selama serangan yang diluncurkan Iran ke Israel (13/62025). Menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF) puluhan rudal ditembakkan dari Iran ke Israel pada Jumat (13/6) malam. ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Junqing/tom.
banner 468x60

NALARNESIA.COM – Wilayah udara ditutup sementara akibat memanasnya antara Iran dan Israel, menurut Pekerjaan Umum dan Transportasi , Fayez Rasamny.

Ia menyatakan bahwa penutupan dilakukan mulai Jumat pukul 22.30 malam hingga Sabtu pukul 06.00 pagi waktu setempat (GMT+3).

banner 225x100

Warga Beirut dilaporkan menyaksikan puluhan Iran melintas di langit menuju Israel pada Jumat malam (13/6), sebagaimana dilaporkan kantor berita nasional , NNA. Penutupan ini berdampak pada pembatalan dan pengalihan rute sejumlah maskapai penerbangan di kawasan Timur Tengah.

BACA JUGA: PM Irlandia Deklarasikan Dukungan Terhadap Rakyat Lebanon atas Serangan Israel

memuncak setelah serangan besar-besaran Israel terhadap Iran dalam operasi yang disebut “Rising Lion” pada Jumat dini hari. Serangan itu menargetkan berbagai wilayah di Iran, termasuk Teheran.

Wakil Tetap Iran untuk , Amir Saeid Iravani, mengungkapkan bahwa akibat serangan Israel, sedikitnya 78 orang tewas dan 320 lainnya mengalami luka-luka. Ia menyampaikan hal ini dalam pertemuan darurat Dewan Keamanan pada hari yang sama.

Serangan Israel turut menewaskan beberapa pejabat militer senior dan ilmuwan nuklir Iran. Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan bertajuk “Operasi True Promise 3” yang diarahkan pada instalasi militer Israel.***

Leave a Reply